Waspada Cuaca Ekstrem Nataru, PKB Desak Mitigasi Serius
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4236990/original/099887800_1669200211-20221123-Cuaca-Ekstrem-Jakarta-Faizal-3.jpg)
Web.id Selamat datang di tempat penuh inspirasi ini. Pada Artikel Ini aku mau berbagi pengalaman seputar News, Berita, Cuaca Ekstrem, Mitigasi Bencana yang bermanfaat. Artikel Dengan Fokus Pada News, Berita, Cuaca Ekstrem, Mitigasi Bencana Waspada Cuaca Ekstrem Nataru PKB Desak Mitigasi Serius Ayok lanjutkan membaca untuk informasi menyeluruh.
Mitigasi Cuaca Ekstrem Jelang Libur Nataru
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait dampak angin kencang dan gelombang tinggi bagi pelayaran kapal lintas Merak-Bakauheni. Menanggapi hal ini, anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ahmad Fauzi meminta BMKG dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mempersiapkan mitigasi cuaca ekstrem secara sistematis dan terukur, terutama di pelabuhan-pelabuhan besar seperti Merak-Bakauheni.
Selain itu, Fauzi juga mendorong pemerintah untuk memastikan kemantapan jalan secara maksimal, menambah fasilitas Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), serta menyiapkan peralatan tanggap bencana, seperti alat berat di lokasi rawan longsor dan banjir. Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi informasi cuaca ekstrem secara masif dan efektif kepada masyarakat, baik melalui aplikasi daring maupun rambu-rambu jalan.
Persiapan Menyeluruh untuk Libur Nataru
Libur Nataru tahun ini diprediksi akan melibatkan pergerakan hingga 110 juta orang secara nasional. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Kemenhub dapat berkoordinasi dengan BMKG dan Korlantas untuk memberikan peringatan dini kepada pengendara secara day to day. Selain itu, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila Jakarta mengalami cuaca ekstrem.
Data dan Prediksi Cuaca Ekstrem
Berdasarkan informasi dari Stasiun Meteorologi Maritim Pelabuhan Merak, pada Senin (9/12/2024), gelombang laut di Perairan Selat Sunda bagian utara terpantau cukup tinggi, yakni 1,25 meter sampai 2,5 meter. Bahkan, ketinggian gelombang sempat mencapai 3 meter. BMKG juga memprediksi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di perairan Lampung dan Banten akan terjadi hingga awal tahun 2025.
Fauzi mengutip laporan BMKG yang menyatakan bahwa terdapat 550 titik rawan longsor yang telah diidentifikasi. Perlengkapan penanganan darurat harus siap di lokasi tersebut untuk mengantisipasi potensi bencana yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem.
Itulah informasi komprehensif seputar waspada cuaca ekstrem nataru pkb desak mitigasi serius yang saya sajikan dalam news, berita, cuaca ekstrem, mitigasi bencana Jangan ragu untuk mendalami topik ini lebih lanjut cari peluang pengembangan diri dan jaga kesehatan kulit. silakan share ke temanmu. terima kasih.
✦ Tanya AI